Jaman dahulu, dunia ini sangat tidak aman sehingga tiap-tiap kota
dibangun tembok raksasa yang tujuannya untuk melindungi kota dibalik
tembok tersebut dari serangan musuh.
Hingga kini, tembok-tembok yang telah beridir sejak berabad-abad yang lalu masih dapat kita temui karena tembok tersebut masih berdiri kokoh walaupun ada sebagian yang telah diperbaiki temboknya. Bahkan, tembok tersebut menjadi sebuah identitas atau keunikan tersendiri bagi kota tersebut saat ini. Berikut 10 kota yang dipagari tembok raksasa.
1. Kota York (Inggris)
York adalah sebuah kota kuno di utara Inggris. Kota ini didirikan oleh Romawi, diambil alih oleh Angles, direbut oleh Viking dan akhirnya tergabung dalam Kerajaan Inggris pada tahun 954. Kota ini memiliki katedral Gothic terbesar di Eropa utara. Sejak zaman Romawi, kota ini telah dilindungi oleh dinding dari satu bentuk atau ke bentuk yang lain. Mayoritas dinding yang tersisa, yang mengelilingi seluruh kota bertanggal abad pertengahan sekitar abad ke12 – 14 masehi.
2. Kota Harar (Ethiopia)
Harar adalah sebuah kota kuno berdinding di timur Ethiopia. Selama berabad-abad, Harar telah menjadi pusat perdagangan, menghubungkan rute perdagangan Afrika dan Arab. Dengan 82 masjid, tiga di antaranya berasal dari abad ke-10, dan 102 kuil, Harar adalah salah satu kota yang paling penting dalam Islam. Harar adalah bagian dari Kesultanan Adal, sebuah negara muslim abad pertengahan yang terletak di Horn of Afrika. Pada abad ke-16 kota ini dikelilingi dengan dinding termasuk lima gerbang. Dinding ini, disebut Jugol, masih utuh, dan telah menjadi simbol kota.
Hingga kini, tembok-tembok yang telah beridir sejak berabad-abad yang lalu masih dapat kita temui karena tembok tersebut masih berdiri kokoh walaupun ada sebagian yang telah diperbaiki temboknya. Bahkan, tembok tersebut menjadi sebuah identitas atau keunikan tersendiri bagi kota tersebut saat ini. Berikut 10 kota yang dipagari tembok raksasa.
1. Kota York (Inggris)
York adalah sebuah kota kuno di utara Inggris. Kota ini didirikan oleh Romawi, diambil alih oleh Angles, direbut oleh Viking dan akhirnya tergabung dalam Kerajaan Inggris pada tahun 954. Kota ini memiliki katedral Gothic terbesar di Eropa utara. Sejak zaman Romawi, kota ini telah dilindungi oleh dinding dari satu bentuk atau ke bentuk yang lain. Mayoritas dinding yang tersisa, yang mengelilingi seluruh kota bertanggal abad pertengahan sekitar abad ke12 – 14 masehi.
2. Kota Harar (Ethiopia)
Harar adalah sebuah kota kuno berdinding di timur Ethiopia. Selama berabad-abad, Harar telah menjadi pusat perdagangan, menghubungkan rute perdagangan Afrika dan Arab. Dengan 82 masjid, tiga di antaranya berasal dari abad ke-10, dan 102 kuil, Harar adalah salah satu kota yang paling penting dalam Islam. Harar adalah bagian dari Kesultanan Adal, sebuah negara muslim abad pertengahan yang terletak di Horn of Afrika. Pada abad ke-16 kota ini dikelilingi dengan dinding termasuk lima gerbang. Dinding ini, disebut Jugol, masih utuh, dan telah menjadi simbol kota.

